<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><!-- generator="wordpress/2.3" -->
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	>
<channel>
	<title>Comments on: Strategi Bisnis Lion Air Menembus Langit Biru</title>
	<link>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/</link>
	<description>Sajian renyah tentang management skills + business strategy</description>
	<pubDate>Wed, 08 Feb 2012 23:39:03 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.3</generator>
		<item>
		<title>By: HHVD</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-10384</link>
		<dc:creator>HHVD</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Sep 2011 10:45:26 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-10384</guid>
		<description>Lion air membuat kita pusingg..... -_______-

lebih enak az Garuda Indonesia lebih penting yang harus maju.... seperti nya new livery kayaknya...... Garuda juga ingin membeli a380 utk haji :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lion air membuat kita pusingg&#8230;.. -_______-</p>
<p>lebih enak az Garuda Indonesia lebih penting yang harus maju&#8230;. seperti nya new livery kayaknya&#8230;&#8230; Garuda juga ingin membeli a380 utk haji <img src='http://strategimanajemen.net/apps23/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Orang Kecewa</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-10055</link>
		<dc:creator>Orang Kecewa</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 01 Aug 2011 06:47:27 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-10055</guid>
		<description>Saya adalah salah satu customer Lion Air yang selalu mendapat pelayanan yang sangat buruk dari pihak Lion Air mulai dari ticketing, keberangkatan, delay schedule hingga barang-barang bawaan saya digondol maling dan tas kopor saya dirusak oleh maling-maling dibandara ketika menggunakan jasa penerbangan Lion Air.

Pelayan buruk lain yang saya peroleh dari Lion Air adalah sulitnya menghubungi dan mungkin sengaja tidak mengangkat telepon saya di nomor LAYANAN PELANGGAN (021) 6338345 untuk melakukan komplain/pengaduan terhadap buruknya layanan Lion Air.  

Apakah standar pelayanan Lion Air memang sengaja selalu dibuat untuk merugikan pelanggan dengan sikap masa bodoh terhadap komplain pelanggan????

Dan apakah juga standar pelayanan Lion Air terhadap customer yang berhubungan dengan ticketing orientasinya selalu UANG atau memperoleh tambahan UANG lagi dari customer?????????

KESIMPULAN :  
Kalo masih ada alternatif pesawat lain, JANGAN GUNAKAN LION AIR.
Kata siapa harga tiketnya MURAH????  
Dan jangan pernah menggunakan maskapai LION AIR.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya adalah salah satu customer Lion Air yang selalu mendapat pelayanan yang sangat buruk dari pihak Lion Air mulai dari ticketing, keberangkatan, delay schedule hingga barang-barang bawaan saya digondol maling dan tas kopor saya dirusak oleh maling-maling dibandara ketika menggunakan jasa penerbangan Lion Air.</p>
<p>Pelayan buruk lain yang saya peroleh dari Lion Air adalah sulitnya menghubungi dan mungkin sengaja tidak mengangkat telepon saya di nomor LAYANAN PELANGGAN (021) 6338345 untuk melakukan komplain/pengaduan terhadap buruknya layanan Lion Air.  </p>
<p>Apakah standar pelayanan Lion Air memang sengaja selalu dibuat untuk merugikan pelanggan dengan sikap masa bodoh terhadap komplain pelanggan????</p>
<p>Dan apakah juga standar pelayanan Lion Air terhadap customer yang berhubungan dengan ticketing orientasinya selalu UANG atau memperoleh tambahan UANG lagi dari customer?????????</p>
<p>KESIMPULAN :<br />
Kalo masih ada alternatif pesawat lain, JANGAN GUNAKAN LION AIR.<br />
Kata siapa harga tiketnya MURAH????<br />
Dan jangan pernah menggunakan maskapai LION AIR.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Teddy</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-9827</link>
		<dc:creator>Teddy</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jun 2011 07:58:23 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-9827</guid>
		<description>Menurut saya itu wajar, bang Yod. Contoh nyata adalah Ryanair di Eropa. Pelayanan mereka amatlah buruk tapi harga mereka memang benar2 super murah. Bahkan seandainya Ryanair buka cabang di Indonesia, harganya saya yakin lebih murah dari Lion Air. 

Saya pikir, peningkatan kualitas SDM dan pelayanan atau service pasti akan berujung pada kenaikan remunerasi. Sangat logis jika para pegawai yang merasa sudah memiliki skill pasti akan mencari perusahaan lain yang menawarkan imbalan lebih besar. Begitupun dengan aspek keamanan dan pelayanan. 

Hal unik dari bisnis maskapai penerbangan adalah jenis bisnis yang cenderung padat teknologi dan banyak peraturan yang harus dipenuhi. 

Dengan demikian semakin banyaknya perangkat atau fasilitas ataupun peningkatan SDM untuk peningkatan keamanan dan kenyamanan, pastilah biaya terkait hal tersebut juga akan meroket. Pada akhirnya bisa saja Lion Air nanti lebih mahal dari G atau maskapai berkelas lainnya, dan itu sudah mulai terlihat sekarang.

Bisnis pelayanan adalah bisnis yang kompleks dan sangat menekan. Dan saya pikir di bisnis ini hanya ada dua matrix, harga supermurah dan mengambil hati para pelanggan yang memang senang yang murah-murah serta tidak peduli pelayanan atau pelayanan prima tapi dengan harga yang memang diatas rata. 

Perusahaan maskapai penerbangan harus mampu memilih diantara dua matrix tersebut. Contoh nyata maskapai yang mengambil "jalan tengah" adalah M, namun pada akhirnya tidak mampu survive.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya itu wajar, bang Yod. Contoh nyata adalah Ryanair di Eropa. Pelayanan mereka amatlah buruk tapi harga mereka memang benar2 super murah. Bahkan seandainya Ryanair buka cabang di Indonesia, harganya saya yakin lebih murah dari Lion Air. </p>
<p>Saya pikir, peningkatan kualitas SDM dan pelayanan atau service pasti akan berujung pada kenaikan remunerasi. Sangat logis jika para pegawai yang merasa sudah memiliki skill pasti akan mencari perusahaan lain yang menawarkan imbalan lebih besar. Begitupun dengan aspek keamanan dan pelayanan. </p>
<p>Hal unik dari bisnis maskapai penerbangan adalah jenis bisnis yang cenderung padat teknologi dan banyak peraturan yang harus dipenuhi. </p>
<p>Dengan demikian semakin banyaknya perangkat atau fasilitas ataupun peningkatan SDM untuk peningkatan keamanan dan kenyamanan, pastilah biaya terkait hal tersebut juga akan meroket. Pada akhirnya bisa saja Lion Air nanti lebih mahal dari G atau maskapai berkelas lainnya, dan itu sudah mulai terlihat sekarang.</p>
<p>Bisnis pelayanan adalah bisnis yang kompleks dan sangat menekan. Dan saya pikir di bisnis ini hanya ada dua matrix, harga supermurah dan mengambil hati para pelanggan yang memang senang yang murah-murah serta tidak peduli pelayanan atau pelayanan prima tapi dengan harga yang memang diatas rata. </p>
<p>Perusahaan maskapai penerbangan harus mampu memilih diantara dua matrix tersebut. Contoh nyata maskapai yang mengambil &#8220;jalan tengah&#8221; adalah M, namun pada akhirnya tidak mampu survive.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ginnoirwan</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-9582</link>
		<dc:creator>ginnoirwan</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 Apr 2011 04:35:15 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-9582</guid>
		<description>benar sekali tu mas.. lion air memang harus di sidak.. karna crew dan peugasnya sudah lapar akan uang.. sampai2 tdak mengenal peri kemanusian lagi.. berbagai cara dihalalkannya,, apalagi petugas chck in</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>benar sekali tu mas.. lion air memang harus di sidak.. karna crew dan peugasnya sudah lapar akan uang.. sampai2 tdak mengenal peri kemanusian lagi.. berbagai cara dihalalkannya,, apalagi petugas chck in</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Dennyys</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-9061</link>
		<dc:creator>Dennyys</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 22 Jan 2011 15:18:52 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-9061</guid>
		<description>Salam semuanya,
Saya setuju dengan pendapat tmn2 semua, saya juga percaya 80% bahwa harga menetukan kualitas tapi satu hal juga yang perlu kita ketahui, kesadaran dari diri para pengguna masakapai di indonesia menurut saya masih sangat kurang

sebagai contoh begitu banyaknya orang yang sudah berada di dalam pesawat masih dengan santainya menggunakan hp sementara prosedur keselamatan penerbangan melarang kita meng-aktifkan hp atau alat komunikasi 2 arah lainnya selama di dalam pesawat, ngobrol dengan tmn sebelah dengan suara yang sangat kencang sementara para kru kabin sedang sibuk dengan safety demonstration nya

penumpang berbodong2 mengambil bagasi di atas ketika pesawat baru saja landing dan blm berhenti dgn sempurna, dll, 

hal2 spt ini sering sekali kita temui dan menjadi sebuah kebiasaan, bagaimana kru kabin di dalam pesawat harus ramah dan berbaik hati kepada kita kalau kita juga tidak mau menjalankan apa yang menjadi prosedur keselamatan penerbangan mrk

mari lah kita bekerjasama untuk sebuah kemajuan dan perbaikan di kemudian hari, jangan hanya menyalahkan satu pihak saja.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Salam semuanya,<br />
Saya setuju dengan pendapat tmn2 semua, saya juga percaya 80% bahwa harga menetukan kualitas tapi satu hal juga yang perlu kita ketahui, kesadaran dari diri para pengguna masakapai di indonesia menurut saya masih sangat kurang</p>
<p>sebagai contoh begitu banyaknya orang yang sudah berada di dalam pesawat masih dengan santainya menggunakan hp sementara prosedur keselamatan penerbangan melarang kita meng-aktifkan hp atau alat komunikasi 2 arah lainnya selama di dalam pesawat, ngobrol dengan tmn sebelah dengan suara yang sangat kencang sementara para kru kabin sedang sibuk dengan safety demonstration nya</p>
<p>penumpang berbodong2 mengambil bagasi di atas ketika pesawat baru saja landing dan blm berhenti dgn sempurna, dll, </p>
<p>hal2 spt ini sering sekali kita temui dan menjadi sebuah kebiasaan, bagaimana kru kabin di dalam pesawat harus ramah dan berbaik hati kepada kita kalau kita juga tidak mau menjalankan apa yang menjadi prosedur keselamatan penerbangan mrk</p>
<p>mari lah kita bekerjasama untuk sebuah kemajuan dan perbaikan di kemudian hari, jangan hanya menyalahkan satu pihak saja.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: ardy mashud</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-9034</link>
		<dc:creator>ardy mashud</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 17 Jan 2011 03:57:28 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-9034</guid>
		<description>Lion jelas mantapp, aku suka sekali dengan lion. Energik pandai mencari peluang bisnis, kalahkan garuda pak, kemanapun di indonesia aku pasti naik lion...
Satu masukan saya pak!  Besarnya lion gak lepas dari peran crew and attendant.. 

Banyak geruruan dari pramugari, tentang schedule terbang,, banyak yang mengeluh karena merasa tidak adil dengan pembagian schedule. 

Rute rute gemuk/banyak jam sering sudah di pesan oleh pramugari senior yang sudah kenal baik dengan schedule, bnyk yang pesen jam ke oknum schedule, jadinya uang pata dan jam terbang tidak merata

juga tolong, waktu istirahat mereka jangan terlalu pendek, karena rata rata yang kita temui mereka kecapekan dan lama terbang yang akan mempengaruhi kualitas pelayanan.. Salam hangat buat lion ! Love youu lion air</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Lion jelas mantapp, aku suka sekali dengan lion. Energik pandai mencari peluang bisnis, kalahkan garuda pak, kemanapun di indonesia aku pasti naik lion&#8230;<br />
Satu masukan saya pak!  Besarnya lion gak lepas dari peran crew and attendant.. </p>
<p>Banyak geruruan dari pramugari, tentang schedule terbang,, banyak yang mengeluh karena merasa tidak adil dengan pembagian schedule. </p>
<p>Rute rute gemuk/banyak jam sering sudah di pesan oleh pramugari senior yang sudah kenal baik dengan schedule, bnyk yang pesen jam ke oknum schedule, jadinya uang pata dan jam terbang tidak merata</p>
<p>juga tolong, waktu istirahat mereka jangan terlalu pendek, karena rata rata yang kita temui mereka kecapekan dan lama terbang yang akan mempengaruhi kualitas pelayanan.. Salam hangat buat lion ! Love youu lion air</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>By: Made Arimbawa</title>
		<link>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-7396</link>
		<dc:creator>Made Arimbawa</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Sep 2010 02:25:29 +0000</pubDate>
		<guid>http://strategimanajemen.net/2010/03/08/melacak-strategi-bisnis-lion-air/#comment-7396</guid>
		<description>Faktor resiko Low COst Airline yaitu keselamatan penumpang. Tentu kita masih ingat dengan tragedi-tragedi Adam Air yg juga merupakan Low Cost Airline.Akan tetapi rencana Lion Air dengan menambah Boeing 737-900 ER saya rasa akan sedikit melegakan hati. Saya adalah pelanggan setia Lion Air, dan setiap kali melakukan Cek-In, terutama klo di BSH jam 7 pagi,  pasti pelayanan petugas Cek In sangat-sangat mengecewakan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Faktor resiko Low COst Airline yaitu keselamatan penumpang. Tentu kita masih ingat dengan tragedi-tragedi Adam Air yg juga merupakan Low Cost Airline.Akan tetapi rencana Lion Air dengan menambah Boeing 737-900 ER saya rasa akan sedikit melegakan hati. Saya adalah pelanggan setia Lion Air, dan setiap kali melakukan Cek-In, terutama klo di BSH jam 7 pagi,  pasti pelayanan petugas Cek In sangat-sangat mengecewakan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>

